SMKN 1 Tamsel Diduga Kuat Melakukan Tindak Pidana Pungutan Liar

SMKN 1 Tamsel Diduga Kuat Melakukan Tindak Pidana Pungutan Liar

Senin, 27 November 2023, 12:28:00 AM

SMKN 1 Tamsel

Bekasi, pospublik.co.id - Sejumlah orang tua peserta didik di SMKN 1 Tambun Selatan Mengaku resah  dengan kebijakan pihak sekolah memungut biaya sebesar Rp.1.500.000,- dengan dalih sumbangan.


Kepada awak media ini, orangtua berinisial Yl mengatakan, melalui rapat Komite, nilai nominal seharusnya Rp.1.900.000,- namun karena menuai protes, akhirnya dikurangi menjadi Rp.1.500.000,- per siswa.

"Akhirnya, pihak sekolah memutuskan Rp.1,5 juta per orangtua/Wali murid Kelas X yang jumlahnya 374 orang," ujar YI terlihat kecewa.

Menurut YI yang diamini sejumlah orangtua lainnya, dana yang dipungut dari orangtua/wali murid tersebut disetor ke bagian TU sekolah sambil menunjukan kupon bertuliskan lunas.

Ketika keresahan orangtua siswa tersebut hendak dikonfirmasi awak media ini kepada Kepala Sekolah, Mahmud, Senin 27/11/2023, tidak berhasil. Staf Kepsek menyarankan agar menunggu di depan ruangan Kepala Sekolah, namun, hingga 3 jam  awak media menunggu, sang Kepsek, Mahmud sudah menghilang entah dari pintu yang mana.
Dikonfirmasi lewat pesan singkat/WhatsApp (WA), Kepsek SMKN 1, Mahmud tidak menjawab. Ketua Komite, Didi juga Memilih bungkam.

Pihak SMKN 1 Tambun Selatan nampaknya tidak mengindahkan Permendikbud Nomor 75 Tahun 2016 pasal 10 ayat (1) yang berbunyi, Komite Sekolah melakukan penggalangan dana dan sumber daya pendidikan lainnya untuk melaksanakan fungsinya dalam memberikan dukungan tenaga, sarana dan prasarana, serta pengawasan pendidikan.

Kemudian pada pasal 10 ayat (2) disebutkan bahwa penggalangan dana dan sumber daya pendidikan lainnya sebagaimana dimaksud pada ayat (1) berbentuk bantuan dan/atau sumbangan suka rela, bukan pungutan.

Artinya, walau pihak sekolah berdalih sumbangan, namun jika nilai nominalnya ditentukan, tindakan tersebut patut diduga menjadi pungutan liar yang mengarah terhadap tindak pidana korupsi. (Hery)

TerPopuler