Dugaan Pungli Di Sekolah Terus Menghantua Orangtua Siswa/i Di Jawa Barat

Dugaan Pungli Di Sekolah Terus Menghantua Orangtua Siswa/i Di Jawa Barat

Senin, 10 Oktober 2022, 4:51:00 AM

SMA Negeri 1 Babelan

Bekasi, pospublik.co.id - Gejolak yang terjadi pada dunia pendidikan, Khususnya SMAN dan SMKN di wilayah Jawa Barat akibat pungutan biaya yang menurut Orangtua Siswa/i sangat menyulitkan ekonomi keluarga menjadi perhatian serius Kepala Dinas Pendidikan Propinsi Jawa Barat. Persoalan pungutan biaya yang dianggap Pungli tersebut bahkan disoroti anggota DPR-RI.


Biaya pendidikan yang menurut Orangtua Siswa/i itu merupakan Pungli, akhirnya, oleh Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat telah menginstruksikan kepada semua stakeholder di sekolah untuk menghentikan sementara pungutan biaya dari Orangtua Siswa/i.

Namun, instruksi Kepala Dinas Pendidikan Propinsi Jawa Barat tersebut terkesan mandul. Sejumlah sekolah di Bekasi, Khususnya SMAN 1 Babelan diduga kuat masih berani memungut biaya dari Orangtua Siswa yang nilainya cukup signifikan.

Dugaan ini diperkuat keterangan Orangtua Siswa SMAN-1 Babelan berinisial TJ yang mengaku diundang secara lisan oleh pihak Sekolah tersebut untuk menghadiri rapat, Jumat (4/10/2022). Saat rapat berlangsung, Pihak Sekolah meminta mereka (Orangtua Siswa) untuk menyetor uang sebesar Rp.1.900.000,- dengan dalih menunjang program pendidikan. Dana tersebut diperintahkan dibayar langsung ke Tata Usaha (TU) Sekolah.

Ketika pengakuan TJ ini hendak dikonfirmasi kepada  Kepala sekolah SMAN 1 di Jln Janur 9 No.30 Kebalen, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, Provinsi Jawa Barat, dia menolak ditemui, dengan alasan, pihak SMAN 1 Babelan hanya menerima wartawan setiap hari Jumat.

Security sekolah berinisial IB mempersilahkan media ini konfirmasi ke Humas Sekolah,  tetapi hanya bisa hari Jumat kedua setiap bulannya.

Dititip pertanyaan secara tertulis untuk diserahkan ke Humas, namun oleh KOSTARIA selaku Humas SMAN 1 Babelan mengatakan hanya melayani wartawan pada hari Jumat kedua setiap bulannya.

Kepala Sekolah, WORO SAWITRI melalui Humas, KOSTARIA menyebut, untuk melayani wartawan dijadwalkan pada hari Jumat kedua setiap bulannya.

Sementara Kepala KCD Wilayah III Dinas Pendidikan Jawa Barat, ASEP SUDARSONO yang dihubungi lewat telepon genggamnya untuk konfirmasi, memilih bungkam. (Herri)

TerPopuler