Kapolri Jenderal Idham Azis: Anggota Polri Harus Menghindari Tampil Hedonis

Kapolri Jenderal Idham Azis: Anggota Polri Harus Menghindari Tampil Hedonis

Sabtu, 16 November 2019, 8:51:00 PM
Kapolri Idham Azis Saat Memberi Keterangan Pers
Jakarta POSPUBLIK.CO.ID - Kapolri Jenderal Idham Azis mengistruksikan agar seluruh jajarannya mampu mendekatkan diri dengan masyarakat. Sebagai anggota Polri, harus menghindari hal-hal yang bersifat hedonis, dan jangan memposting hal-hal yang sifatnya pamer.

Termasuk keluarga Polri, juga dihimbau supaya tampil bersahaja dan tidak berlebihan, baik dikalangan internal maupun ditengah masyarakat. Gunakan media sosial untuk kegiatan yang positif. 
Instruksi tersebut disampaikan melalui telegram Kadiv Propam Polri Irjen Listyo Sigit Prabowo nomor: ST/30/XI/HUM.3.4/2019/DIVPROPAM yang ditandatangani tertabggal 15 November 2019.

Dalam Telegram Kapolri Jenderal Idham Azis tersebut tertuang tujuh (7) butir catatan, yakni: enam (6) yang wajib ditaati dan dilaksanakan, plus satu (1) poin berupa sanksi, yakni: 1. Tidak menunjukkan, memakai, memamerkan barang-barang mewah dalam kehidupan sehari-hari baik dalam interaksi sosial di kedinasan maupun di area publik.
2. Senantiasa menjaga diri, menempatkan diri pola hidup sederhana di lingkungan institusi Polri maupun kehidupan bermasyarakat.
3. Tidak mengunggah foto atau video pada medsos yang menunjukkan gaya hidup yang hedonis karena dapat menimbulkan kecemburuan sosial.
4. Menyesuaikan norma hukum, kepatutan, kepantasan, dengan kondisi lingkungan tempat tinggal.
5. Menggunakan atribut Polri yang sesuai dengan pembagian untuk penyamarataan.
6. Pimpinan kasatwil, perwira dapat memberikan contoh perilaku dan sikap yang baik, tidak memperlihatkan gaya hidup yang hedonis terutama Bhayangkari dan keluarga besar Polri.
7. Dikenakan sanksi yang tegas bagi anggota Polri yang melanggar ketentuan tersebut.
“Sesuai arahan Kapolri Jenderal Idham Azis, anggota Polri  harus mampu menempatkan diri ketika berada di tengah-tengah masyarakat. Harus tampil sebagai pengayom yang humanis. Terhadap hal-hal yang sifatnya hedonis, mem-posting hal-hal yang sifatnya pamer harus kita hindari,” kata Irjen Listyo kepada wartawan.
“Kapolri dengan tegas mengistruksikan agar semua anggota Polri, termasuk keluarga, agar tampil bersahaja dan tidak berlebihan. Gunakan media sosial untuk kegiatan yang positif. Hindari tampilan yang bersifat hedonis," ujar Irjen Listyo kepada wartawan.

Menurut Irjen (Pol) Listyo, instruksi ini sekaligus bagian dari upaya reformasi mental anggota Polri. Sehingga dapat terhindar dari pelanggaran tugas yang diemban dan mampu mendekatkan diri ke masyarakat. Minset melayani masyarakat harus terpatri dalam diri anggota dan diwujudkan dalam berinteraksi sosial kepada masyarakat.  (Mars)

TerPopuler