Kapolri Tinjau PT. TBL Untuk Memastikan Produksi Minyak Goreng

Kapolri Tinjau PT. TBL Untuk Memastikan Produksi Minyak Goreng

Jumat, 01 April 2022, 3:18:00 AM

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo Meninjau Langsung Pabrik Minyak Goreng ke PT. Tunas Baru Lampung (PT. TBL), Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel), Jumat, 1/4/2022  (Foto/Hms Polda Lampung) 

Palembang, pospublik.co.id - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo berjanji akan melakukan pengecekan  terkait kekurangan bahan baku buah tandan segar yang dilaporkan produsen minyak goreng (migor) PT. TBL.

“Baru saja kita meninjau PT. Tunas Baru Lampung untuk mengetahui secara langsung produksi minyak, khususnya minyak curah. Kita ingin memastikan minyak curah dapat normal di pasar,” ujar Kapolri usai meninjau PT. Tunas Baru Lampung (PT. TBL) di Palembang, Sumatera Selatan, Jumat (1/4/2022).

Kapolri Jenderal Sigit meminta kepada pihak produsen untuk meningkatkan jumlah produksi, khususnya minyak goreng jenis curah. Apalagi, PT. TBL telah mendapatkan kuota produksi dari Kemenperin sebesar 1.400 ton sepanjang bulan April, yang sebelumnya hanya 560 ton/bulan.

Listyo Sigit berharap, dengan angka produksi tersebut, ketersediaan minyak goreng curah akan aman dan cukup memenuhi kebutuhan atau permintaan pasar.

“Kita juga akan pastikan produksi minyak curah betul-betul terdistribusi. Setelah kebutuhan di Palembang terpenuhi, silahkan untuk diatur ke  wilayah lain, seperti, Jambi dan wilayah lain sesuai kebutuhan,” ujarnya.

Kapolri juga akan mendalami dan melakukan pengecekan terkait laporan yang disampaikan pihak pabrik tentang permasalahan kekurangan bahan baku buah tandan segar.

Menurut Kapolri, peningkatan produksi minyak curah merupakan antisipasi untuk menghindari kekurangan minyak goreng curah ketika memasuki bulan Ramadan.

“Kita akan memasuki bulan suci Ramadan, maka kebutuhan migor harus terpenuhi. Migor merupakan salah satu bahan pokok yang tidak bisa diabaikan. Selama ini, masyarakat kita sudah ketergantungan terhadap minyak curah, khususnya pedagang kaki lima dan kelompok masyarakat tertentu. Kita berharap produksi bisa ditingkatkan,” tutup Sigit. (Win/MA) 

TerPopuler