DIAM SERIBU BAHASA, PT DIGITAL CERBERUS INDONESIA DIDUGA ABAIKAN KLARIFIKASI PUBLIK

DIAM SERIBU BAHASA, PT DIGITAL CERBERUS INDONESIA DIDUGA ABAIKAN KLARIFIKASI PUBLIK

Minggu, 03 Mei 2026, 12:13:00 AM


Gedung CERBERUS CORP. Tower 3
Diperumahan Grand Vista serang Baru

Kabupaten Bekasi pospublik.co.id Hingga hari ini, pihak PT Digital Cerberus Indonesia belum memberikan tanggapan atas surat klarifikasi resmi yang telah dilayangkan oleh LSM MASTER terkait dugaan kejanggalan kegiatan usaha yang beroperasi di wilayah Perum Grand Vista Cikarang, Desa Jayamulya, Kecamatan Serang Baru.


Surat tersebut memuat sejumlah poin penting, mulai dari dugaan aktivitas trading/copy trading, penghimpunan dana masyarakat melalui rekening pribadi, hingga indikasi kerugian yang dialami oleh sejumlah pihak.


Ketua LSM MASTER, Arnol, menyayangkan tidak adanya respons dari pihak perusahaan. Menurutnya, sikap tersebut justru menimbulkan pertanyaan serius di tengah masyarakat.


“Sudah kami layangkan surat klarifikasi, bahkan dilanjutkan dengan surat kedua. Namun hingga saat ini tidak ada tanggapan. Ini menunjukkan kurangnya itikad baik untuk bersikap transparan,” ujarnya.


Berdasarkan temuan di lapangan, aktivitas di lokasi tersebut dinilai tidak mencerminkan kegiatan usaha yang terbuka. Selain itu, adanya dugaan penggunaan rekening pribadi dalam transaksi yang melibatkan masyarakat semakin memperkuat kekhawatiran publik.


LSM MASTER juga menyoroti adanya dokumen internal yang beredar, yang diduga memuat ketentuan sepihak, termasuk pernyataan bahwa dana yang telah disetorkan tidak dapat dikembalikan serta pembatasan hak pengguna.

Lebih lanjut, LSM MASTER meminta aparat penegak hukum untuk lebih peka dan responsif terhadap informasi yang berkembang di masyarakat, serta segera melakukan langkah-langkah penelusuran dan penindakan sesuai kewenangan.

“Informasi dari masyarakat tidak boleh diabaikan. Kami meminta agar aparat, mulai dari tingkat Polsek, Polres hingga Polda, dapat segera merespons dan melakukan pendalaman agar tidak menimbulkan kerugian yang lebih luas,” tegas Arnol.


Sebagai langkah lanjutan, LSM MASTER menyatakan sudah membawa persoalan ini ke instansi berwenang guna dilakukan penyelidikan lebih lanjut.


Masyarakat juga diimbau untuk lebih berhati-hati terhadap tawaran investasi atau kegiatan serupa yang tidak memiliki kejelasan legalitas.

Hingga berita ini diturunkan, pihak PT Digital Cerberus Indonesia belum memberikan tanggapan resmi atas berbagai dugaan yang berkembang.

(hendra).

TerPopuler