Penggiat Anti Rasua Berharap Kinerja Kajari Kota Bekasi yang Baru

Penggiat Anti Rasua Berharap Kinerja Kajari Kota Bekasi yang Baru

Rabu, 03 Maret 2021, 12:03:00 PM
Kajari Kota Bekasi Pelantikan Laksmi Indriyah Rohmulyati, SH, LLM

Kota Bekasi, pospublik.co.id - Pengangkatan, dan Pelantikan Laksmi Indriyah Rohmulyati, SH, LLM menjadi Kepala Kejaksaan Negeri Kota Bekasi, yang sebelumnya bertugas sebagai Atase pada Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Bangkok, Thailand, menggantikan Sukarman, SH.MH yang dipromosi menjadi Inspektur Muda Intelijen dan Tindak Pidana Khusus pada Inspektorat V Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan Kejaksaan Agung RI, memberi secercah harapan kepada masyarakat, khususnya para penggiat anti rasua di Kota Bekasi.


Para penggiat anti rasua berharap Kajari Kota Bekasi yang baru ini mampu mengikuti jejak pendahulunya, Feri Wibisono yang juga pernah menjadi Jaksa yang ditugaskan sebagai Atase di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Bangkok, Thailand sebelum dipercaya menjadi Kajari Kota  Bekasi.

Feri Wibisono, SH. MH. CN yang pernah menjabat Durektur Penuntutan KPK, dan  sekarang menjabat Jaksa Agung Muda Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Jamdatun) oleh penggiat anti rasua diakui mampu membawa perobahan ditubuh Kejari Kota Bekasi, khususnya menyangkut penyuluhan hukum tentang tindak pidana Korupsi.

Feri Wibisono juga berhasil mengungkap kasus Gratifikasi yang melibatkan Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) yang kala itu disebut Dinas PU dan Tata Air Pemerintahan Kota Bekasi, Agus Ofian dan oknum Kontraktor, Situngkir. Keduanya divonis terbukti dan oleh Majelis Hakim dihukum 2 tahun penjara.

Kepada Laksmi Indriyah Rohmulyati, SH, LLM yang baru dilantik menjadi Kajari Kota Bekasi, para penggiat anti rasua berharap bayak bisa lebih dari terobosan yang dilakukan pendahulunya yang sama-sama mantan atase pada Kedutaan Besar Republik Indonesia di Bangkok, Thailand.

Harapan para penggiat anti rasua ini sekilas dapat diyakini akan terwujud. Pasalnya, baru beberapa hari sejak sertijab di Kejaksaan Tinggi Jawa Barat, Selasa (2/03/2021), Kajari yang baru ini sudah menunjukkan etos kerjanya. Walau belum bisa dipastikan, namun, memperhatikan keseriusannya miting bersama Kasubag BIN, Kasi Datun, Kasi Pidsus, Kasi Intel, Kasi Pidum, dan Kasi BB, Rabu (3/03/2021) hingga pukul 18.30 Wib, merupakan pertanda ada program khusus yang akan diterapkan mantan Atase Kejaksaan di KBRI Bangkok ini.

Wibawahnya sebagai Kajari juga terpancar ketika meninggalkan Gedung Kantor sementara Kejari Kota Bekasi di Kranji. Sejumlah wartawan dari kelompok kerja wartawan kejaksaan dan PN Bekasi yang sudah lama menunggu  ingin menyapa mengucapkan selamat di pintu keluar gedung Kejari itu, tak lagi mendapat respon karena waktunya Kajari baru ini memang sudah tersita untuk miting, sehingga tampak buru-buru ingin segera bertemu keluarga.

Bagaikan langkah komando tanpa melirik kiri kanan dia berjalan menuju kendaraan dinas yang sudah parkir hidup oleh supir pribadinya tanpa menghiraukan wartawan. Dia betul-betul beribawah menuju pintu kendaraan dinas yang sudah dihidupkan supir pribadinya.

Roda kendaraan yang ditumpanginya melaju menyusuri jalan meninggalkan para Kepala seksi, dan wartawan di pelataran parkir gedung Kejari. Wibawah seorang Kajari betul-betul terpancar, sehingga tak satu pun Kepala Seksi yang berani meninggalkan Kantor sebelum Kajari ini beranjak pulang.

Etos kerja yang ditunjukkan Laksmi Indriyah Rohmulyati, SH, LLM selaku Kepala Kejaksaan Negeri Kota Bekasi, Rabu (3/03/2021) ini, dari perspektif pengamatan para wartawan pada sore menjelang malam itu, ada kemunkinan kasus korupsi yang menjadi target di Kota Bekasi. Asumsi yang muncul, kemungkinan kasus stadion mini Pondok Gede yang oleh pendahulunya, pernah menyebut angka kergian Negara pada proyek tersebut akan dibuka kembali.

Namun ketika media ini mencoba konfirmasi kepada Kasi Pidsus, Restu SH. MH, dia mengaku tidak mau berspikulasi. Restu menyebut miting hingga pukul 6.30 Wib itu tidak bicara target, namun Kajari memberi motipasi agar masing-masing meningkatkan kinerja. (MA)

TerPopuler