Kasir Alfamaret Mengatakan Uang Pecahan Rp.50.000,- Tidak Laku

Kasir Alfamaret Mengatakan Uang Pecahan Rp.50.000,- Tidak Laku

Jumat, 10 Januari 2020, 12:12:00 AM
Uang Pecahan Rp.50.000,- yang Menurut Kasir Alfamaret Bernama Rini Tidak Laku
Kabupaten Bekasi, pospublik.co.id - Warga Perumahan Bekasi Timur Permai (BTP), Kelurahan Setiamekar, Kec. Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, berinisial (MA) mengaku kecewa terhadap sikap pegawai/Kasir Alfamaret yang berlokasi di Jln Kalimusada Raya, Perumahan tersebut. Pasalnya, pembayaran tunai menggunakan uang pecahan Rp.50.000,- Jumat (10/01/2020) ditolak dengan alasan tidak laku karena sisi mata uang ada yang sobek sebagaimana terlihat dalam gambar.

Kasir yang mengaku bernama Rini tersebut menyebut uang pecahan Rp.50.000,- tersebut tidak laku hanya karena salah satu sisinya sompel. Alasan si Kasir menyebut tidak laku karena sompel menurut MA tidak masuk akal, dan terkesan penghinaan terhadap Negara selaku pemilik paten, karena bentuk sebagaimana dalam gambar, tidak menghilangkan wujud atau nilai nominalnya.
Ket Gambar: Alfamaret di Jln. Kalimusada Raya Perumahan Bekasi Timur Permai, yang Menyebut Uang Pecahan Rp.50.000,-  Milik Konsumen Tidak Laku Karena salah satu sudut uang tersebut sompel sedikit, dan Struk Pembayaran
Dengan perasaan kecewa, MA mengaku  harus berusaha mencari pengganti uang tersebut untuk membayar belanjanya yang ditentukan Kasir senilai Rp.59.400,-.

"Sebenarnya saya sudah berniat membatalkan transaksi karena Kasir Alfamaret tersebut menurut saya tidak bijak, dan terlalu berani mengatakan uang saya tidak laku. Tetapi karena kebetulan gerimis, takut hujan kalau harus pergi jauh, terpaksa diupayakan," ujar MA dengan rawut wajah kecewa.

Menurut MA, pengusaha Alfamaret tersebut perlu mengedukasi karyawannya, khususnya menyangkut transaksi tunai jika ditemukan peristiwa seperti ini. Jangan gampang-gampang mengatakan tidak laku. Kalau sikasir bilang tidak laku, menurut dia, itu penghinaan buat Negara.

"Nomor serinya utuh, angkanya juga cukup jelas, hanya sompel sedikit. Saya pun sudah lupa dari mana uang ini sampai ketangan saya. Lantas menurut Kasir Alfamaret itu tidak laku, kan  kaget. Lagian menurut saya terlalu berani dia bilang tidak laku hanya karena ada sompel sedikit," tandasnya.

Kepada media ini, Kasir yang mengaku Rini tersebut dengan tegas mengatakan memang uang pecahan uang Rp.50.000,- itu tidak laku. Alasan Rini menolak pecahan Rp.50.000,- tersebut karena salah satu sisinya sompel. **Red

TerPopuler